Tangki Penyimpanan Kandung Kemih Busa
Foam Bladder Tank adalah peralatan pemadam kebakaran yang digunakan untuk menyimpan dan mengeluarkan busa tahan api. Berikut adalah fitur utama Tangki Kandung Kemih Busa:
1. Penyimpanan Busa: Tangki dirancang untuk menyimpan konsentrat busa, yang digunakan untuk memadamkan api. Konsentrat busa dicampur dengan air untuk menghasilkan larutan busa yang digunakan untuk memadamkan api.
2. Teknologi Kandung Kemih: Tangki ini dilengkapi teknologi kandung kemih, yang menjamin pengiriman larutan busa dengan cepat dan efisien. Kandung kemih memisahkan konsentrat busa dari air, memastikan pencampuran yang tepat dan mencegah kontaminasi.
3. Pelepas Tekanan: Tangki dilengkapi dengan katup pelepas tekanan yang memastikan pelepasan konsentrat busa dengan aman dan mencegah tekanan berlebih.
4. Kapasitas: Tangki tersedia dalam berbagai ukuran dan kapasitas, mulai dari 500 liter hingga 10,000 liter, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi pemadam kebakaran.
5. Kemudahan Pengoperasian: Tangki mudah dioperasikan dan dirawat, dengan instruksi sederhana yang memerlukan pelatihan minimal.
Deskripsi
Deskripsi Produk

Tangki Kandung Kemih Busa Tekanan
Instalasi
Perangkat harus dipasang di tempat yang terlindungi untuk menghindari sinar matahari dan hujan. Suhu sekitar harus berada dalam 40 derajat dan menyisakan ruang yang cukup untuk dioperasikan. Perangkat harus terhenti di lantai beton dan diikat dengan mur jangkar.
Lakukan tes hidrolik setelah pemasangan. Buka katup buang tangki dan masukkan saluran masuk terlebih dahulu untuk mengisi air ke dalam kandung kemih dan kemudian tutup ketika kandung kemih sudah penuh. Beri tekanan pada sistem dan simpan selama 10 menit ketika tekanan mencapai tekanan uji, tangki tidak boleh bocor. Tutup katup saluran masuk air dan buka saluran keluar air dan konsentrasikan katup pembuangan untuk mengalirkan air di kandung kemih.
Instruksi Pengoperasian
1) Tambahkan Konsentrat Busa
Buka saluran masuk umpan saat menambahkan konsentrat busa dan tutup katup saluran masuk air dan katup keluar konsentrat, kemudian tambahkan konsentrat busa secara perlahan dari saluran masuk umpan. Buka katup buang kandung kemih jika menambahkan konsentrat busa dari saluran pembuangan konsentrat. Hentikan pompa sesekali untuk menghindari kandung kemih pecah jika udara di dalam kandung kemih tidak dapat dikeluarkan tepat waktu. Konsentrat busa sebaiknya dari produsen yang sama dan jenis yang sama. Tutup saluran masuk umpan setelah selesai menambahkan konsentrat busa. Tutup katup penguras air (seharusnya tidak ada air yang keluar kali ini), katup buang tangki, dan katup buang kandung kemih. Buka katup penguras air 30 menit kemudian, menandakan kandung kemih tidak rusak jika tidak ada konsentrat busa yang keluar dari katup penguras air.
2) Pengoperasian Perangkat
1. Nyalakan pompa untuk menyuplai air bertekanan ke perangkat (tekanan kerja terbesar adalah 1,2Mpa)
2. Buka katup saluran masuk air dan katup saluran keluar konsentrat untuk mengalirkan konsentrat busa ke pipa
3. Tutup katup saluran masuk air dan katup saluran keluar konsentrat untuk menghentikan pasokan konsentrat busa setelah selesai bekerja.
4. Jaga agar pompa tetap bekerja untuk mencuci pipa dengan air dan kemudian mematikannya setelah itu.
Pemeliharaan
1. Untuk mengisi penuh tangki tepat waktu setelah digunakan setiap kali (konsentrat busa harus dari pabrik dan jenis yang sama)
2. Periksa permukaan tangki dan kandung kemih secara teratur untuk mengetahui apakah ada kebocoran dan korosi dan periksa semua katup apakah bekerja secara fleksibel. Atasi mereka jika ada masalah.
3. Periksa konsentrat busa secara teratur untuk mengetahui apakah sudah rusak. Ubahlah jika ya.
Tag populer: tangki penyimpanan kandung kemih busa, produsen, pemasok, pabrik tangki penyimpanan kandung kemih busa Cina
Kirim permintaan
Anda Mungkin Juga Menyukai











